









![]() | Hari ini | 108 |
![]() | Kemarin | 132 |
![]() | Minggu ini | 108 |
![]() | Minggu lalu | 1308 |
![]() | Bulan ini | 4599 |
![]() | Bulan lalu | 9677 |
![]() | semuanya | 153666 |
Hari minggu 24 Maret 2012 lalu, 99 Entertainment yang bekerja sama dengan Mercurius Top FM mengadakan sebuah acara musik yang menghadirkan penyanyi Tompi, dalam acara Tompi Live in Concert. Acara tersebut berlangsung di d’Liquid Cafe Grand Clarion Hotel Makassar. Acara yang berlangsung mulai dari pukul 22.00 ini berlangsung meriah, dimulai dari home band yang menjadi acara pembuka, kemudian dilanjutkan oleh model – model dari Jakarta. Selain itu, pihak penyelenggara juga mengajak para penonton untuk ikut di kuis yang diadakan oleh salah satu sponsor. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize iPod, tablet dan modem.




Terakhir di perbaharui pada Selasa, 27 Maret 2012 07:22 | Selasa, 27 Maret 2012 07:16
Di awal tahun 2012 Radio Mercurius Top FM Makassar kembali mengadakan perekrutan karyawan. Info lowongan kerja yang diiklankan melalui media cetak maupun lewat iklan radio ini mencantumkan ada tiga posisi yang siap diisi. Di antaranya produser, penyiar, dan kreatif. Promosi tersebut berhasil menarik perhatian beberapa pencari kerja di Makassar, khususnya yang memiliki minat di dunia broadcasting.
Setelah melalui proses penyeleksian oleh tim seleksi yang diketuai Alvin Anggara, terhitung ada 12 orang pelamar yang kemudian dinyatakan lulus berkas. Mereka kemudian disaring kembali melalui beberapa tahap tes. Seleksi diawali dengan tes tertulis, kemudian interview atau wawancara, dan terakhir sesi take vocal.
Pelamar yang tersisa dari tahapan tersebut akhirnya mengerucut menjadi enam orang yang secara resmi menjadi karyawan radio yang bermarkas di Kompleks Taman Permatasari ini. Mereka adalah Nino Hidayat, Rena Indraya, Aida Anwar, Bara Nugraha, Rasya Andira dan Odilia Palamba. Kemudian di plot ke beberapa posisi, yakni tiga orang sebagai penyiar, dan masing-masing seorang di posisi produser, reporter, dan kreatif.

Tentu saja tidak semua dari mereka pernah dan memiliki basic di dunia penyiaran. Rena misalnya, awalnya gambaran yang dipikirkannya tentang penyiaran hanya sebatas bagaimana bercuap-cuap di telinga pendengar.
“Ternyata setelah mengikuti training semuanya terpatahkan. Menjadi seorang penyiar itu tidaklah mudah, dan harus berkemauan tinggi. Penyiar pun harus siap menerima kritikan dan selalu memperkaya diri dengan beragam informasi,” demikian dituturkan perempuan yang menjadi seorang penyiar baru Mercurius ini.
Karenanya, keenam karyawan baru Mercurius tersebut tidak lantas langsung menjalani tugas-tugas sesuai job description masing-masing. Untuk membekali dan mempermantap pengetahuan dan skill tentang dunia broadcasting di radio, mereka diwajibkan mengikuti training selama sebulan.
Salah seorang anggota tim seleksi, Ahmad Riyadi menjelaskan bahwa training yang diberikan mencakup materi-materi dasar tentang radio serta praktek kerja di dunia penyiaran. Para pemateri yang diberi tanggung jawab mengawal training ini pun adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya masing-masing. Mereka adalah Imsan Muhaimin, Andy Mangara, Doni Dinar, Alvin Anggara, Reichan, dan Ahmad Riyadi.
Direktur Radio Mercurius FM, Imsan Muhaimin mengatakan, perekrutan karyawan Mercurius tidak rutin diadakan setiap tahun. Disesuaikan dengan kebutuhan radio ini sendiri. Pada angkatan ini proses trainingnya termasuk singkat. Sebelumnya ada yang bahkan sampai enam bulan lamanya. Atas kesepakatan tim seleksi dengan pihak manajemen, sistem tersebut kemudian dipadatkan karena melihat hasil wawancara akhir, di mana mereka dianggap mampu untuk lebih cepat beradaptasi dengan Mercurius.
“Selain karena ada beberapa posisi yang kosong, untuk tahun ini memang direncanakan ada perubahan konten agar dapat lebih mewarnai Mercurius,” ujar Imsan menjelaskan. Ia melanjutkan, perubahan konten yang dimaksud diharapkan mulai efektif setelah milad Mercurius yang ke-26.
Beberapa program telah disiapkan format baru untuk diup-grade, di antaranya Good Morning Makassar, Sekitar Makassar, dan program-program variety yang disiarkan setiap pukul 17.00-20.00 WITA. Tak hanya ketiga program tersebut, program unggulan lainnya yang akan dihadirkan kembali, yakni ‘New Bintang Khatulistiwa’ yang akan dibawakan oleh Diah Widiswara. Program tangga lagu Indonesia ini akan mengudara di lima radio jaringan Top FM, yakni di Semarang, Cilegon, Palu, Serang-Banten, dan Makassar pada pukul 17.00 waktu setempat.
Melalui perekrutan yang diadakan kali ini, pimpinan dan tim seleksi Mercurius berharap perubahan konten yang direncanakan akan dapat terlaksana. Tentunya dengan tidak meninggalkan ciri Mercurius yang santun dalam berkata-kata, serta berimbang dan tidak berpihak. (dieL)
Terakhir di perbaharui pada Rabu, 15 Februari 2012 02:26 | Rabu, 15 Februari 2012 02:22

Profile De Lagaligo Syndicate
De La Galigo Syndicate adalah sebuah kelompok band Jazz bercorak etno jazz yang memadukan jazz kontemporer dengan music tradisional dari suku makassar, bugis, mandar, toraja dan etnik Sulawesi secara umum.
Personil De La Galigo Syndicate terdiri dari : Andy Mangara (perkusi - Leader of the band); Ime (perkusi suling, kecapi, keso-keso); Marshal (keyboard); Ian (bas); Bur Ago (drum); Yogi (Saxaphone); Isham (Trombone); Yuli (vokal); dan Imsan Muhaimin (Manager).
Dalam perjalanannya De La Galigo Syndicate terlah tampil pada beberapa event seperti Bandung Word Jazz Festival November 2010; Nagara Kartagama Festival Disurabaya Juni 2010; Makassar Jazz Festival Oktober 2010; Axis Pra Java Jazz Festival at Fort Rotherdam Februari 2011.
Band ini juga beberapa kali tampil pada event-event local seperti Makasar Jazz Festival 2010.
Tahun 2011 De La Galigo Syndicate akan membuat album dan melakukan Tour dengan Tajuk "De La Galigo syndicate Celebes Tour 2011"
Lagu-lagu yang kerap dibawakan oleh De La Galigo Syndicate pada beberapa penampilannya seperti Paccobana Rilino; Sailong; dan Cincing Banca. (Imsan 05/05/11)
Terakhir di perbaharui pada Rabu, 02 November 2011 09:37 | Kamis, 05 Mei 2011 00:00
Halaman 1 dari 2